Kasus 1
Sudah lama aku tidak
jumpa denganmu (salah)
Sudah lama aku tidak
berjumpa denganmu (benar)
Alasanya
Bentuk “jumpa” bukanlah
kata, bentuk ini harus ditambah afiks agar menjadi kata. Imbuhan untuk membuat
verba berupa prefix ‘ber-‘ maka bentuk jumpa menjadi “berjumpa”.
Kasus 2
Mereka ketawa ketika
rapat dimulai (salah)
Mereka tertawa ketika
rapat dimulai(benar)
Alasannya
Bentuk ‘ketawa’ adalah
bentuk yang hanya mungkin hadir di dalam pemakaian lisan, jadi bentuk tulis
yang benar adalah ‘ tertawa’.
Kasus 3
Penelitian ini nampak
jelas dalam…(salah)
Penilitian ini tampak
jelas dalam…(benar)
Alasanya
Bentuk ‘nampak’ tidak
ada dalam bahasa Indonesia ragam tulis, jadi yang benar adalah ‘tampak’.
Kasus 4
Makannya, presentasi
harus dilakukan sekarang(salah)
Maka dari itu,
presentasi harus dilakukan sekarang(benar)
Alasannya
Tidak ada bentuk
‘makannya’ dalam bahasa Indonesia baku, jdi bentuk yang benar adalah “maka dari
itu” karena ada dalam bahasa Indonesia
baku untuk posisi antarkalimat.
Kasus 5
Karenanya, laporan
harus dikumpulkan(salah)
Karena itu, laporan
harus dikumpulkan (benar)
Alasanya
Bentuk ‘karenanya’
tidak ditemukan dalam pemakaian bahasa laras tulis, jadi yang benar adalah “
karena itu”.
Kasus 6
Penelitian ini sudah
syah mulai hari ini (salah)
Penelitian ini sudah
sah mulai hari ini(benar)
Alasannya
Bentuk yang benar untuk
menyatakan maksud ‘resmi ‘ adalah ‘sah’ bukan ‘syah’.
Kasus 7
Persaratan pada
penelitian ini sudah dipenuhi oleh para peneliti(salah)
Persyaratan pada
penelitian ini sudah dipenuhi oleh para peneliti(benar)
Alasannya
Bentuk ‘persaratan’
dalam kalimat diatas harus diganti menjadi ‘persyaratan’ karena bentuk dasarnya
adalah ‘syarat’ bukan ‘sarat’.
Kasus 8
guru dapat dijadikan
panutan bagi muridnya(salah)
guru dapat dijadikan anutan
bagi muridnya(benar)
alasannya
bentuk dasar yang benar
adalah ‘anut’ bukan ‘panut’ jadi bentuk yang benar adalah ‘anutan’ bukan
‘panutan’.
Kasus 9
Penyuntingan akhli
sangat diperlukan untuk penelitian ini(salah)
Penyuntingan ahli
sangat diperlukan untuk penelitian ini(benar)
Alasannya
Bentuk ‘akhli’ sering
diucapkan sesuai dengan bentuk pelafalan lisannya maka bentuk ini tidak benar,
jadi bentuk yang benar adalah ‘ahli’.
Kasus 10
Para peneliti
harus memerhatikan petunjuk yang benar(salah)
Para peniliti harus
memperhatikan petunjuk yang benar(benar)
Alasannya
Bentuk yang benar
adalah ‘memperhatikan ‘ buka ‘memerhatikan’ karena bentuk dasarnya adalah ‘
hati’, sedangkan bentuk ‘per’ pada ‘perhati’ adalah prefiks atau awalan,
menyakini bahwa ‘memperhatikan’ adalah bentuk yang benar.
Kasus 11
Ratna pulang sekolah, kemudian Ratna pergi ke dapur untuk mkan.
(salah)
Ratna pulang sekolah, kemudian Ratna
ke dapur untuk makan. (benar)
(Suatu kalimat efektif harus memenuhi unsur gramatikal yaitu subjek,
predikat, objek dan keterangan dan harus memiliki keseimbangan dalam pemakaian
struktur bahasa.)
Kasus 12
Sumbangan Bapak Kasmudi tersebut
sudah diterima Panti Asuhan Alfaris. (salah)
Sumbangan Bapak Kasmudi yang berupa
baju bekas tersebut sudah diterima Panti Asuhan Alfarisi..
(benar)
(Dalam membuat kalimat efektif jangan sampai menjadi kalimat yang ambigu
‘menimbulkan tafsiran ganda’)
Kasus 13
Bagi para pekerja belum mendapatkan gaji di harapkan segera menghubungi
bagian keuangan. (salah)
Para pekerja yang belum mendapatkan gaji segera menghubungi bagian
keuanga(benar)
( Tidak perlu kehematan dalam kalimat efektif maksudnya adalah tidak perlu hemat dalam mempergunakan kata, frasa
atau bentuk lain, tetapi tidak menyalahi kaidah tata bahasa.)
Kasus 14
Tahun ini biaya pendaftaran siswa baru akan mengalami kenaikan.
(salah)
Tahun ini biaya pendaftaran siswa baru, akan mengalami kenaikan.
(benar)
( penulisannya harus sesuai dengan ejaan yang berlak dan mudah
dipahami)
Kasus 15
Dimana kamu mendapatkan hewan Kucing itu ? (salah)
Dimana kamu mendapatkan Kucing itu ? (benar)
(Kalimat di atas tidak efektif karena terjadi pemborosan kata.)
Kasus 16
Rumah saya yang terletak di depan Kantor Polisi(salah)
Rumah saya terletak di depan Kantor Polisi.
(benar)
(Dalam penggunakaan kata yang sepenggal kalimat di atas menjadi
tidak efektif, karena kata yang juga dapat digunakan untuk menghubungan
sesuatu jika tidak ada kata penghubung lainnya seperti kata di.)
Kasus 17
Dia datang dengan hanya membawa luka. (salah)
Dia datang dengan membawa luka. (benar)
(Kata dengan dalam kalimat di atas tidak efektif digunakan karena
kata dengan bermakna menerangkan bahwa seakan-akan diri dari subjek adalah
mempunyai dua diri.)
Kasus 18
Sejak dari kemarin aku memikirkannya. (salah)
Sejak kemarin aku memikirkannya. (benar)
(Kesalahan memasukkan kata dari sehingga membuat kalimat di atas
menjadi tidak efektif, karena kata dari menunjukkan arah terjadinya suatu
pristiwa.)
Kasus 19
Setelah pulang dari kantor bapak
hanya membawa tas kerja saja. (salah)
Setelah pulang dari kantor bapak hanya
membawa tas kerja. (benar)
(Kata saja dalam kalimat di atas tidak efektif digunakan karena
kata saja bermakna menerangkan bahwa seakan-akan badan dari subjek adalah
mempunyai dua badan.)
Kasus 20
Kepada yang bersalah harus mendapat hukuman.
(salah)
Yang bersalah harus mendapat hukuman. (benar)
(Penggunaan kata kepada menjadikan kalimat di atas menyebabkan kerancuan
dalam penafsiran, karena kata di atas tidak memiliki konteks siapa yang diajak
berbicara.)
Kasus 21
Kemarin banyak para buruh berdemo di depan pabrik.
(salah)
Kemarin banyak buruh berdemo di depan pabrik.
(benar)
(Ketidak efektifan yang terjadi pada kalimat tersebut adalah dalam
penggunaan kata para, kata para seharusnya digunakan untuk
mewakili banyak orang. Sedangkan dalam kalimat tersebut sudah menggunakan kata banyak,
jadi tidak tidak efektif bila dalam satu kelimat menggunakan dua kata yang
bermakna sama.)
Kasus 22
Sejak dari kemarin Sari tidak nafsu makan. (salah)
sejak kemarin Sari tidak nafsu makan. (benar)
(Tidak efektifnya kalimat di atas karena terjadi kesinoniman dalam satu
kalimat yaitu pada kata sejak dan dari, yang seharusnya dilakukan
penghematan.)
Kasus 23
Kepada para siswa baru dimohon mengikuti ekstrakurikuler.
(salah)
Para calon siswa baru dimohon untuk mengikuti ekstrakurikuler.
(benar)
(Kalimat di atas subjeknya kurang jelas karena diantar oleh kata depan.
Karena (kata depan di, dari, dalam, kepada, daripada, sebagai, mengenai, dan
menurut tidak boleh mengawali subjek, kecuali seluruh kata depan tersebut
berfungsi sebagai keterangan). Oleh karena itu, kata depan harus dihilangkan.)
Kasus 24
Rumah Sandra yang terletak di
pinggir sawah terkena banjir. (salah)
Rumah Sandra terletak di pinggir sawah terkena banjir.
(benar)
(Kalimat di atas tidak efektif karena tidak memiliki predikat yang
jelas. Predikat yang jelas adalah predikat kalimat tidak didahului kata yang.)
Kasus 25
Karena Budi sakit Budi tidak masuk kerja hari ini.
(salah)
Karena sakit Budi tidak masuk kerja hari ini.
(benar)
(Kalimat di atas tidak memiliki kehematan yaitu terjadi pengulangan
subjek dalam satu kalimat, yaitu pada kata Rina.)
Sumber
Judul buku : Penyuntingan Bahasa Indonesia untuk Karang-Mengarang
Penulis : Kunjana Rahardi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar