PERBEDAAN
DAN PERSAMAAN
NOVEL
DARK LOVER KARYA J.R. WARD
DENGAN
NOVEL
ALMOST TWILIGHT KARYA NOEY MOORE
Oleh : Fithrotun Najah
(2601413069)
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Sastra
bendingan adalah studi sastra bandingan secara totalitas, karena sastra
bandingan identik dengan sastra dunia, sastra umum atau sastra universal.
Pengkajian sastra bandingan pada dasarnya tidak harus terpaku pada karya-karya
klasik dari sastrawan yang terkenal, karena dalam kajian sastra bandingan tidak
jauh berbeda dengan kegiatan mengapresiasi suatu karya sastra.
Dari sekian banyak negara di dunia yang memiliki karya sastra novel
dengan motif yang hampir sama baik dalam negara maupun dengan negara lain.
Sebuah novel dapat memiliki kemiripan antar novel yang lainnya, baik dalam
unsur intrinsik maupun unsur ekstrinsiknya. Namun, dalam karya sastra tersebut
selain terdapat kesamaan tentunya terdapat perbedaan di dalamnya. Kajian ini
lebih menitik beratkan pada kajian dalam satu negera, namun karya sastra yang
digunakan dapat dilihat dari kurun waktu yang berbeda.
Melalui kajian bandingan ini, penulis akan mengkaji persamaan dan
perbedaan dalam dua novel. Pengkajian ini dilakukan pada novel “Dark Lover”
karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore ini dapat dilihat
dan dipahami dengan mudah oleh pembaca.
1.2 Rumusan Masalah
Bila ditinjau dari judul di atas maka analisis
ini lebih difokuskan pada masalah berikut:
1. Bagaimana
perbedaan yang terdapat dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan
“Almost Twilight” karya Neoy Moore ?
2. Bagaimana
persamaan yang terdapat dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan
“Almost Twilight” karya Neoy Moore ?
BAB II
PENELITIAN
2.1
Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini, yaitu peneliti
ingin deskripsikan:
1. perbedaan
yang terdapat dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost
Twilight” karya Neoy Moore
2. Persamaan yang terdapat dalam novel “Dark Lover”
karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore
2.2 Metodologi Penelitian
1.4.1 Metode Penelitian
Penelitian perbandingan ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif. Sejalan dengan tujuan penelitian yang
hendak dicapai yakni: Untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan yang
diungkap dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost
Twilight” karya Neoy Moore
dengan
metode deskriptif kualitatif dimaksudkan untuk memberikan gambaran (deskriptif)
yang sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta yang ada.
Penggunaan metode ini didasari oleh
intertekstual .
1.4.2 Objek Penelitian
Objek yang digunakan pada penelitian sastra
ini adalah novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan novel “Almost Twilight”
karya Neoy Moore
1.4.3
Metode Pengumpulan Data
Pengumpulan
data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1.
Membaaca teks novel “Dark Lover” karya j.r ward secara
keseluruhan, mencatat bagian interteks yang sesuai dengan masalah;
2. Membaaca
teks novel “Almost Twilight” karya Neoy Moore secara keseluruhan, mencatat bagian interteks yang sesuai dengan
masalah.
BAB III
KAJIAN TEORI
3.1 Secara luas interteks diartikan sebagai
jaringan hubungan antara satu teks dengan teks yang lain. Lebih dari itu, teks
itu sendiri secara etimologis (textus, bahasa latin) berarti tenunan, anyaman,
penggabungan, susunan, dan jalinan. Produksi makna terjadi dalam intereks yaitu
melalui proses proposisi, permutasi, dan transformasi. Penelitian dilakukan dengan
cara mencari hubungan-hubungan bermakna diantara dua teks atau lebih. Teks-teks
yang dikerangkakan sebagai intereks tidak terbatas sebagai persamaan genre,
intereks memberikan kemungkinan yang seluas-luasnya bagi peneliti untuk
menemukan hypogram.
3.2 Kajian
intertekstual berangkat dari pemikiran bahwa kapan pun karya tak mungkin lahir
dari situasi kekosongan budaya. Unsur budaya, termasuk semua kesepakan dan
tradisi di masyarakat. Dalam wujudnya yang khusus berupa teks-teks kesusastraan
yang ditulis sebelumnya. Kajian intertekstualitas dimaksudkan sebagai
kajian terhadap sejumlah teks (sastra), yang diduga mempunyai
bentuk-bentuk hubungan tertentu, misalnya untuk menemukan adanya hubungan
unsur-unsur intrinsik seperti ide, gagasan,peristiwa, plot, penokohan, (gaya)
bahasa, dan lainnya, di antara teks yang dikaji.Secara khusus dapat dikatakan
bahwa kajian interteks berusaha menemukan aspek-aspek tertentu yang telah
ada pada karya-karya sebelumnya pada karya yang muncul lebih kemudian.
Tujuan kajian interteks itu sendiri adalah untuk memberikan makna secara
lebih penuh terhadap karya tersebut. Penulisan dan atau pemunculan sebuah
karya sering ada kaitannya dengan unsur kesejarahannya sehingga pemberian makna
itu akan lebih lengkap jika dikaitkan dengan unsur kesejarahan itu.
3.3 Tema cerita
Tema merupakan
gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra.
Tema disaring dari
motif- motif yang terdapat dalam karya yang bersangkutan yang menentukan
hadirnya peristiwa-peristiwa, konflik, dan situasi tertentu.
3.4 Alur cerita
Sebuah cerpen
menyajikan sebuah cerita kepada pembacanya. Alur cerita ialah peristiwa yang
jalin-menjalin berdasar atas urutan atau hubungan tertentu. Sebuah rangkaian
peristiwa dapat terjalin berdasar atas urutan waktu, urutan kejadian, atau
hubungan sebab-akibat.
3.5 Penokohan
Dalam pembicaraan
sebuah cerita pendek sering dipergunakan istilah-istilah seperti tokoh dan
penokohan, watak dan perwatakan, atau karakter dan karakterisasi secara
bergantian dengan menunjuk pengertian yang hampir sama. Tokoh cerita ialah
orang-orang yang ditampilkan dalam suatu karya naratif, atau drama , yang oleh
pembaca ditafsirkan memilki kualitas moral dan kecenderungan tertentu seperti
yang diespresikan dalam ucapan dan apa yang dilakukan dalam tindakan. Sedangkan
penokohan ialah pelukisan gambaran yang jelas tentang seseorang yang
ditampilkan dalam sebuah cerita
3.6 Latar.
Latar ialah penempatan waktu dan tempat beserta lingkungannya dalam
prosa fiksi
a.
Latar Tempat
Latar tempat
mengacu pada lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam sebuah karya
fiksi. Unsur tempat yang dipergunakan mungkin berupa tempat-tempat dengan nama
tertentu serta inisial tertentu.
b.
Latar Waktu
Latar waktu
berhubungan dengan masalah ” kapan ” terjadinya peristiwa-peristiwa yang
diceritakan dalam sebuah karya fiksi. Masalah ”kapan” teersebut biasanya
dihubungkan dengan waktu
c.
Latar Sosial
Latar sosial
mengacu pada hal-hal yang berhubungan dengan perilaku sosial masyarakat di
suatu tempat yang diceritakan dalam karya fiksi.
Tata cara kehidupan
sosial masyarakat mencakup berbagai masalah dalam lingkup yang cukup kompleks
serta dapat berupa kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, keyakinan,
pandangan hidup, cara berpikir dan bersikap. Selain itu latar sosial juga berhubungan
dengan status sosial tokoh yang bersangkutan.
3.7 Sudut pandang
Sudut pandang
merupakan strategi, teknik, siasat, yang secara sengaja dipilih pengarang untuk
mengemukakan gagasan dan ceritanya. Segala sesuatu yang dikemukakan dalam karya
fiksi memang milik pengarang, pandangan hidup, dan tafsirannya terhadap
kehidupan. Namun kesemuanya itu dalam karya fiksi disalurkan lewat sudut
pandang tokoh, lewat kacamata tokoh cerita.
BAB
IV
PEMBAHASAN
4.1 perbedaan novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost
Twilight” karya Neoy Moore
Dalam sebuah alur cerita dalam kedua novel
tersebut mempunyai perbedaan yaitu terletak pada penyebab terjadinya permusuhan
dan peperangan dalam suatu kelompok dalan dunia vampire,dalam novel Almost Twilight karya Noey Moore penyebab
terjadinya peperangan adalah hadirnya manusia biasa yang masuk kedalam dunia
vampir dalam sebuah percintaan, yang manusia biasa itu dapat menghancurkan
dunia vampire, sehingga terjadi peperangan, sedangkan dalam novel Dark Lover karya j.r. ward penyebab
terjadinya peperangan karena pembalasan dendam wrath kepada pembunuh orang
tuanya,sehingga terjadi peperangan sesama kelompok vampire juga.
4.2 Persamaan novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost
Twilight” karya Neoy Moore
Persamaan dalam kedua
novel tersebut terdapat dalam tokoh tokoh cerita tentang dunia vampir ,kemudian sama sama memilki tema pertarungan
dan permusuhan antara sesama kelompok vampire, dan tentang percintaan.
1.motif cerita
a.berikut ini motif
cerita yang ada dalam novel Almost Twilight
·
pertempuran
dalam novel ini
pertempuran digambarkan yaitu Enola seorang manusia biasa yang memiliki
kekuatan luar biasa yang ternyata tubuhnya mengalir darah vampir,dan juga
ternyata adalah keturunan vampir yang
bisa menghancurkan para kesatria suku gelap dunia vampire tersebut.
Ada dalam kutipan
berikut:
“pertarungan yang kau
lakukan kemarin untuk menyelematkan kami dari kemungkinan pertarungan yang
lebih besar.Sungguh,aku tidak percaya kau melakukan itu sendirian”.
·
Percintaan
Kisah cinta yang
dialami kedua orang tua Enola yang begitu dalam kesetiaan ayahnya dan kesetian
serta kesabaran yang begitu hebat oleh ibunya, bahwa ibunya Enola tidak
mengerti sebelumnya bahwa dia menikah dengan pria vampir,dan ketika ibunya
mengerti bahwa suaminya selama ini membohonginya dan teryata adalah
vampir,walaupun suaminya berbohong dan ibunya Enola memang kecewa tetapi ibunya Enola tetap mencintai dan
menerima apa yang sudah terjadi,sampai ajal menjemputnya, dan kesetiaan ayah
Enola yang tetap mencintai ibunya Enola sampai kapanpun.
Ada dalam kutipan
berikut:
“ Ulahmu sangat kuat
didalam perut dan usia kehamilan yang pendek.ketika ibumu tahu,ia kecewa karena
ayah berbohong ,tapi ia tetap mencintai ayah dan kau. Tidak ada satu hal pun
yang membuatnya surut mencintai,bahkan ketika ia harus merelakan nyawanya untuk
melahirkanmu”.
·
Amanat
“kemanapun kau
pergi,aku akan selalu berada disisimu. Kita hidup bersama dan kita akan
mengakhiri ajal bersama. Aku mencitaimu”.
Ini adalah salah satu
kutipan yang dikatakan Laurel kepada Enola bahwa dalam sebuah cinta harus
dilandasi dengan kesetiaan bukan penghiyanatan, agar saling mengerti dalam
memahami dan mengahargai setiap perasaan seseorang.
b. Berikut ini adalah motif cerita yang ada dalam
novel Dark Lover
·
pertempuran
“hasil terbaik yang
bisa diharapkan adalah mengetahui tempat para vampir melewatkan waktu mereka
pada siang hari. Menghabisi mereka saat
matahari masih bersinar, ketika mereka sedang
dalam kondisi terlemah,adalah rangkaian tindakan dengan tingkatan keberhasilan paling tinggi dan jumlah korban
dari pihak society yang paling sedikit”.
Hal ini merupakan
bagian kutipan yang membahas tentang
strategi yang akan dilakukan wrath untuk membunuh para musuh musuh vampir
lainya.
·
Percintaan
“ya, beth, aku mengerti
dan akan mempercayai ketulusan persaanmu padaku”.
Hal ini menyatakan
bahwa wrath mencintai beth dengan setulus-tulusnya dan tak akan mencoba untuk
menyakitinya.
·
Amanat
“ Dan kini aku
mendapatkan lebih dari itu. Aku mendapatkan masa lalu dan masa depan.
Keseluruhan ….hidup. kadang –kadang aku tidak tahu bagaimana cara menghadapi
nasib baik. Aku hanya tidak tahu apa yang harus
aku lakukan dengan semua itu”.
Hal ini menunjukkan
bahwa nasib baik dan buruk seseorang hanya TUHAN yang menentukan, kita hanya bisa berdoa dan
berusaha dalam segala hal apapun yang
kita inginkan misalnya dalam hal cinta yang ada dalam novel ini.
Berikut ini adalah
persamaan dan perbedaan motif-motif cerita yang terdapat didalam novel Almost
twilight dan novel Dark Lover.
Motif cerita
|
persamaan
|
perbedaan
|
Pertempuran
|
Sama-sama
mencari kedamaian dalam kelompok tersendiri.
|
Pada
novel Almost twilight , pertempuran itu terjadi karena adanya manusia biasa
yang bisa menghancurkan kawasan vampir suku gelap,
Pada
novel Dark Lover pertempuran itu terjadi karena pembalasan dendam sesame
vampire.
|
Percintaan
|
Sama-sama
saling mencintai dan ada kesetian antara pasangan kekasih.
|
Pada
novel Almost twilight percintaan yang akhirya meninggal salah satunya tapi
pasangan yang hidup tetap mencintai sampai kapanpun.
Pada
novel Dark Lover percintaan yang berakhir bahagia dan hidup bersama.
|
Amanat
|
Sama-sama
memberikan sebuah pesan kepada setia orang untuk saling menyanyangi
kepada siapapun.
|
Pada
novel Almost twilight tentang sebuah pesan untuk manusia agar saling
menghargai .
pada
novel Dark Lover tentang sebuah pesan kepada manusia untuk tetap berdoa dan
berusaha untuk kebahagiaan dimasa yang akan datang.
|
2. Tema cerita
Persamaan antar novel Almost twilight dan
Drak lover adalah sama-sama membahas tentang pertemperun dan percintaan.
Sedangkan perbedaanya adalah sebab dan akibat
pertempuran dan akhir dari percintaan.
3. Tokoh dan Latar
Analisis tokoh dan
latar novel Almost twilight dan Dark
lover adalah sebagai berikut:
NO
|
Unsur Pembanding
(Tokoh dan Latar)
|
Novel
|
|
Almost twilight
|
Dark lover
|
||
1.
|
Tokoh
|
||
1. Tokoh
manusia laki-laki
|
Ada
Saul,Laurel,Charlie,
Edward,
Mr.Worthington,
Trey.
|
Ada
Darius,Wrath,Tohrment,
Dick,Tony,
Jose, Ricky,Charlie,Butch,
Zsadist,
Master,fritz,
|
|
2.Tokoh manusia
perempuan
|
Ada
Enola,Bella,Alice,Ibu
Millie,
Mrs.Townsent,
Dokter
Crlisle.
|
Ada
Beth
dan Marissa
|
|
2.
|
Latar
|
||
1.Rumah
|
Ada
|
Ada
|
|
2.Bar
|
Tidak
ada
|
Ada
|
|
3.Hutan
|
Ada
|
Tidak
ada
|
|
4.Rumah
sakit
|
Ada
|
Tidak
ada
|
|
5.pantai
|
Ada
|
Tidak
ada
|
|
6.Tempat
tidur
|
Ada
|
Ada
|
|
4.Sudut
pandang
·
Sudut pandang penokohan yang digunakan
di dalam novel Almost twilight adalah sudut pandang orang pertama. Tokoh
pertama dalam novel tersebut adalah Enola. Ada dalam kutipan berikut:
“Enola,namaku
Enola….”
·
Sudut pandang penokohan yang digunakan
dalam novel Dark lover adalah sudut
pandang orang ketiga. Tokoh utama dalam novel ini adalah kekasih misterius. Ada
dalam kutipan berikut:
“warth
tidak jahat. Walaupun penampilannya seperti jahat”.
5.Ragam
Bahasa
·
Ragam bahasa yang digunakan dalam novel
Almost twilight adalah ragam bahasa Indonesia. Ada pada kutipan berikut:
“Aku
terdiam tak mampu berkata-kata. Baru kali ini ada seseorang yang
mengkhawatirkan keadaanku sampai seperti itu”.
·
Ragam bahasa yang digunakan dalam novel
Dark Lover adalah ragam bahasa Indonesia . Ada pada kutipan berikut:
“ketika
duduk dikursi diujung meja, Wrath menyentuh tangan Beth,….”
BAB
V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
Setelah melakukan
analisis terhadap kedua novel tersebut adalah persamaan dan perbedaan dalam
novel tersebut, sama sama menceritakan tentang permusuhan dan perkelahian serta
percintaan ,dan perbedaanya adalah sebab
dan akibat dari pertarungan antara kedua novel tersebut.
5.2 SARAN
Sesuai dengan
pemaparan di atas penelitian ini lebih memfokuskan pada Interteks, yaitu
perbedaan dan persamaan. Pembahasan yang telah dilakuakan oleh peneliti mungkin
masih dianggap kurang sempurna sehingga peneliti mengharapkan saran dan kritik
yang dapat membangun sehingga lebih baik. Bagi peneliti selanjutnya
mengharapkan agar melakukan penelitian mengenai feminisme yang belum dibahas
dalam penelitian ini, sehingga pembahasan mengenai interteks lebih lengkap pada
kedua novel ini. Bagi instansi sekolah semoga hasil peneliatian ini dapat
dijadiakan acuan dalam pembelajaran dalam bidang sastra khususnya dalam sastra
bandingan.
DAFTAR PUSTAKA
Moore, Noey. 2011. Almost Twilight. Jogjakarta : Laksana
Ward, J.R. 2011. Dark Lover. Jakarta : PT Gramedia
Pustaka Utama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar