Rabu, 13 Januari 2016

makalah



PERBEDAAN DAN PERSAMAAN
NOVEL DARK LOVER KARYA J.R. WARD
DENGAN
NOVEL ALMOST TWILIGHT KARYA NOEY MOORE
Oleh : Fithrotun Najah (2601413069)

BAB I
PENDAHULUAN
1.1    Latar Belakang
        Sastra bendingan adalah studi sastra bandingan secara totalitas, karena sastra bandingan identik dengan sastra dunia, sastra umum atau sastra universal. Pengkajian sastra bandingan pada dasarnya tidak harus terpaku pada karya-karya klasik dari sastrawan yang terkenal, karena dalam kajian sastra bandingan tidak jauh berbeda dengan kegiatan mengapresiasi suatu karya sastra.
         Dari sekian banyak negara di dunia yang memiliki karya sastra novel dengan motif yang hampir sama baik dalam negara maupun dengan negara lain. Sebuah novel dapat memiliki kemiripan antar novel yang lainnya, baik dalam unsur intrinsik maupun unsur ekstrinsiknya. Namun, dalam karya sastra tersebut selain terdapat kesamaan tentunya terdapat perbedaan di dalamnya. Kajian ini lebih menitik beratkan pada kajian dalam satu negera, namun karya sastra yang digunakan dapat dilihat dari kurun waktu yang berbeda.
          Melalui kajian bandingan ini, penulis akan mengkaji persamaan dan perbedaan dalam dua novel. Pengkajian ini dilakukan pada novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore ini dapat dilihat dan dipahami dengan mudah oleh pembaca.

1.2    Rumusan Masalah

Bila ditinjau dari judul di atas maka analisis ini lebih difokuskan pada masalah berikut:
1.        Bagaimana perbedaan yang terdapat dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore ?
 2.        Bagaimana persamaan yang terdapat dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore ?






















BAB II

PENELITIAN


  2.1 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini, yaitu peneliti ingin deskripsikan:

1.        perbedaan yang terdapat dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore
 2.        Persamaan  yang terdapat dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore

2.2  Metodologi Penelitian

1.4.1 Metode Penelitian

Penelitian perbandingan ini menggunakan metode deskriptif  kualitatif. Sejalan dengan tujuan penelitian yang hendak dicapai yakni: Untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan yang diungkap dalam novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore
 dengan metode deskriptif kualitatif dimaksudkan untuk memberikan gambaran (deskriptif) yang sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta yang ada.
Penggunaan metode ini didasari oleh intertekstual .




1.4.2 Objek Penelitian

Objek yang digunakan pada penelitian sastra ini adalah novel “Dark Lover” karya j.r. ward dengan novel “Almost Twilight” karya Neoy Moore

 1.4.3 Metode Pengumpulan Data

Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara sebagai berikut:
1.                Membaaca teks novel “Dark Lover” karya j.r ward secara keseluruhan, mencatat bagian interteks yang sesuai dengan masalah;

2.        Membaaca teks novel “Almost Twilight” karya Neoy Moore secara keseluruhan,   mencatat bagian interteks yang sesuai dengan masalah.
 
















BAB III

KAJIAN TEORI

3.1  Secara luas interteks diartikan sebagai jaringan hubungan antara satu teks dengan teks yang lain. Lebih dari itu, teks itu sendiri secara etimologis (textus, bahasa latin) berarti tenunan, anyaman, penggabungan, susunan, dan jalinan. Produksi makna terjadi dalam intereks yaitu melalui proses proposisi, permutasi, dan transformasi. Penelitian dilakukan dengan cara mencari hubungan-hubungan bermakna diantara dua teks atau lebih. Teks-teks yang dikerangkakan sebagai intereks tidak terbatas sebagai persamaan genre, intereks memberikan kemungkinan yang seluas-luasnya bagi peneliti untuk menemukan hypogram.
3.2 Kajian intertekstual berangkat dari pemikiran bahwa kapan pun karya tak mungkin lahir dari situasi kekosongan budaya. Unsur budaya, termasuk semua kesepakan dan tradisi di masyarakat. Dalam wujudnya yang khusus berupa teks-teks kesusastraan yang ditulis sebelumnya. Kajian intertekstualitas dimaksudkan sebagai kajian terhadap sejumlah teks (sastra), yang diduga mempunyai bentuk-bentuk hubungan tertentu, misalnya untuk menemukan adanya hubungan unsur-unsur intrinsik seperti ide, gagasan,peristiwa, plot, penokohan, (gaya) bahasa, dan lainnya, di antara teks yang dikaji.Secara khusus dapat dikatakan bahwa kajian interteks berusaha menemukan aspek-aspek tertentu yang telah ada pada karya-karya sebelumnya pada karya yang muncul lebih kemudian. Tujuan kajian interteks itu sendiri adalah untuk memberikan makna secara lebih penuh terhadap karya tersebut. Penulisan dan atau pemunculan sebuah karya sering ada kaitannya dengan unsur kesejarahannya sehingga pemberian makna itu akan lebih lengkap jika dikaitkan dengan unsur kesejarahan itu.


3.3 Tema cerita
Tema merupakan gagasan dasar umum yang menopang sebuah karya sastra.
Tema disaring dari motif- motif yang terdapat dalam karya yang bersangkutan yang menentukan hadirnya peristiwa-peristiwa, konflik, dan situasi tertentu.
3.4 Alur cerita
Sebuah cerpen menyajikan sebuah cerita kepada pembacanya. Alur cerita ialah peristiwa yang jalin-menjalin berdasar atas urutan atau hubungan tertentu. Sebuah rangkaian peristiwa dapat terjalin berdasar atas urutan waktu, urutan kejadian, atau hubungan sebab-akibat.
3.5 Penokohan
Dalam pembicaraan sebuah cerita pendek sering dipergunakan istilah-istilah seperti tokoh dan penokohan, watak dan perwatakan, atau karakter dan karakterisasi secara bergantian dengan menunjuk pengertian yang hampir sama. Tokoh cerita ialah orang-orang yang ditampilkan dalam suatu karya naratif, atau drama , yang oleh pembaca ditafsirkan memilki kualitas moral dan kecenderungan tertentu seperti yang diespresikan dalam ucapan dan apa yang dilakukan dalam tindakan. Sedangkan penokohan ialah pelukisan gambaran yang jelas tentang seseorang yang ditampilkan dalam sebuah cerita
3.6 Latar.

 Latar ialah penempatan waktu dan tempat beserta lingkungannya dalam prosa fiksi

a.       Latar Tempat

Latar tempat mengacu pada lokasi terjadinya peristiwa yang diceritakan dalam sebuah karya fiksi. Unsur tempat yang dipergunakan mungkin berupa tempat-tempat dengan nama tertentu serta inisial tertentu.

b.      Latar Waktu

Latar waktu berhubungan dengan masalah ” kapan ” terjadinya peristiwa-peristiwa yang diceritakan dalam sebuah karya fiksi. Masalah ”kapan” teersebut biasanya dihubungkan dengan waktu


c.       Latar Sosial

Latar sosial mengacu pada hal-hal yang berhubungan dengan perilaku sosial masyarakat di suatu tempat yang diceritakan dalam karya fiksi.
Tata cara kehidupan sosial masyarakat mencakup berbagai masalah dalam lingkup yang cukup kompleks serta dapat berupa kebiasaan hidup, adat istiadat, tradisi, keyakinan, pandangan hidup, cara berpikir dan bersikap. Selain itu latar sosial juga berhubungan dengan status sosial tokoh yang bersangkutan.


3.7 Sudut pandang
Sudut pandang merupakan strategi, teknik, siasat, yang secara sengaja dipilih pengarang untuk mengemukakan gagasan dan ceritanya. Segala sesuatu yang dikemukakan dalam karya fiksi memang milik pengarang, pandangan hidup, dan tafsirannya terhadap kehidupan. Namun kesemuanya itu dalam karya fiksi disalurkan lewat sudut pandang tokoh, lewat kacamata tokoh cerita.


BAB IV
PEMBAHASAN
4.1 perbedaan novel Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore

 Dalam sebuah alur cerita dalam kedua novel tersebut mempunyai perbedaan yaitu terletak pada penyebab terjadinya permusuhan dan peperangan dalam suatu kelompok dalan dunia vampire,dalam novel Almost Twilight karya Noey Moore penyebab terjadinya peperangan adalah hadirnya manusia biasa yang masuk kedalam dunia vampir dalam sebuah percintaan, yang manusia biasa itu dapat menghancurkan dunia vampire, sehingga terjadi peperangan, sedangkan dalam novel Dark Lover karya j.r. ward penyebab terjadinya peperangan karena pembalasan dendam wrath kepada pembunuh orang tuanya,sehingga terjadi peperangan sesama kelompok vampire juga.
4.2 Persamaan novel Dark Lover” karya j.r. ward dengan “Almost Twilight” karya Neoy Moore

Persamaan dalam kedua novel tersebut terdapat dalam tokoh tokoh cerita tentang dunia vampir  ,kemudian sama sama memilki tema pertarungan dan permusuhan antara sesama kelompok vampire, dan tentang percintaan.
1.motif cerita
a.berikut ini motif cerita yang ada dalam novel Almost Twilight
·         pertempuran
dalam novel ini pertempuran digambarkan yaitu Enola seorang manusia biasa yang memiliki kekuatan luar biasa yang ternyata tubuhnya mengalir darah vampir,dan juga ternyata adalah keturunan vampir yang  bisa menghancurkan para kesatria suku gelap dunia vampire tersebut.
Ada dalam kutipan berikut:
“pertarungan yang kau lakukan kemarin untuk menyelematkan kami dari kemungkinan pertarungan yang lebih besar.Sungguh,aku tidak percaya kau melakukan itu sendirian”.
·         Percintaan
Kisah cinta yang dialami kedua orang tua Enola yang begitu dalam kesetiaan ayahnya dan kesetian serta kesabaran yang begitu hebat oleh ibunya, bahwa ibunya Enola tidak mengerti sebelumnya bahwa dia menikah dengan pria vampir,dan ketika ibunya mengerti bahwa suaminya selama ini membohonginya dan teryata adalah vampir,walaupun suaminya berbohong dan ibunya Enola memang kecewa  tetapi ibunya Enola tetap mencintai dan menerima apa yang sudah terjadi,sampai ajal menjemputnya, dan kesetiaan ayah Enola yang tetap mencintai ibunya Enola sampai kapanpun.
Ada dalam kutipan berikut:
“ Ulahmu sangat kuat didalam perut dan usia kehamilan yang pendek.ketika ibumu tahu,ia kecewa karena ayah berbohong ,tapi ia tetap mencintai ayah dan kau. Tidak ada satu hal pun yang membuatnya surut mencintai,bahkan ketika ia harus merelakan nyawanya untuk melahirkanmu”.
·         Amanat
“kemanapun kau pergi,aku akan selalu berada disisimu. Kita hidup bersama dan kita akan mengakhiri ajal bersama. Aku mencitaimu”.
Ini adalah salah satu kutipan yang dikatakan Laurel kepada Enola bahwa dalam sebuah cinta harus dilandasi dengan kesetiaan bukan penghiyanatan, agar saling mengerti dalam memahami dan mengahargai setiap perasaan seseorang.
b. Berikut  ini adalah motif cerita yang ada dalam novel  Dark Lover
·         pertempuran
“hasil terbaik yang bisa diharapkan adalah mengetahui tempat para vampir melewatkan waktu mereka pada siang hari.  Menghabisi mereka saat matahari masih bersinar,  ketika mereka sedang dalam kondisi terlemah,adalah rangkaian tindakan dengan tingkatan  keberhasilan paling tinggi dan jumlah korban dari pihak society yang paling sedikit”.
Hal ini merupakan bagian kutipan yang  membahas tentang strategi yang akan dilakukan wrath untuk membunuh para musuh musuh vampir lainya.
·         Percintaan
“ya, beth, aku mengerti dan akan mempercayai ketulusan persaanmu padaku”.
Hal ini menyatakan bahwa wrath mencintai beth dengan setulus-tulusnya dan tak akan mencoba untuk menyakitinya.
·         Amanat
“ Dan kini aku mendapatkan lebih dari itu. Aku mendapatkan masa lalu dan masa depan. Keseluruhan ….hidup. kadang –kadang aku tidak tahu bagaimana cara menghadapi nasib baik. Aku hanya tidak tahu apa yang harus  aku lakukan dengan semua itu”.

Hal ini menunjukkan bahwa nasib baik dan buruk seseorang hanya TUHAN  yang menentukan, kita hanya bisa berdoa dan berusaha  dalam segala hal apapun yang kita inginkan misalnya dalam hal cinta yang ada dalam novel ini.
Berikut ini adalah persamaan dan perbedaan motif-motif cerita yang terdapat didalam novel Almost twilight dan novel Dark Lover.
Motif cerita
persamaan
perbedaan
Pertempuran
Sama-sama mencari kedamaian dalam kelompok tersendiri.
Pada novel Almost twilight , pertempuran itu terjadi karena adanya manusia biasa yang bisa menghancurkan kawasan vampir suku gelap,
Pada novel Dark Lover pertempuran itu terjadi karena pembalasan dendam sesame vampire.
Percintaan
Sama-sama saling mencintai dan ada kesetian antara pasangan kekasih.
Pada novel Almost twilight percintaan yang akhirya meninggal salah satunya tapi pasangan yang hidup tetap mencintai sampai kapanpun.
Pada novel Dark Lover percintaan yang berakhir bahagia dan hidup bersama.
Amanat
Sama-sama memberikan sebuah pesan kepada setia orang untuk saling menyanyangi kepada  siapapun.
Pada novel Almost twilight tentang sebuah pesan untuk manusia agar saling menghargai .            
pada novel Dark Lover tentang sebuah pesan kepada manusia untuk tetap berdoa dan berusaha untuk kebahagiaan dimasa yang akan datang.

2. Tema cerita
   Persamaan antar novel Almost twilight dan Drak lover adalah sama-sama membahas tentang pertemperun dan percintaan. Sedangkan perbedaanya adalah sebab dan akibat  pertempuran dan akhir dari percintaan.
3. Tokoh dan Latar
Analisis tokoh dan latar novel Almost twilight  dan Dark lover adalah sebagai berikut:

NO
Unsur Pembanding
(Tokoh dan Latar)
Novel
Almost twilight
Dark lover
1.
Tokoh



1.      Tokoh manusia laki-laki
Ada
Saul,Laurel,Charlie,
Edward,
Mr.Worthington,
Trey.
Ada
Darius,Wrath,Tohrment,
Dick,Tony, Jose, Ricky,Charlie,Butch,
Zsadist,
Master,fritz,


2.Tokoh  manusia  perempuan
Ada
Enola,Bella,Alice,Ibu
Millie,
Mrs.Townsent,
Dokter Crlisle.
Ada
Beth dan Marissa
2.
Latar



1.Rumah
Ada
Ada

2.Bar
Tidak ada
Ada

3.Hutan
Ada
Tidak ada

4.Rumah sakit
Ada
Tidak ada

5.pantai
Ada
Tidak ada

6.Tempat tidur
Ada
Ada
4.Sudut pandang
·         Sudut pandang penokohan yang digunakan di dalam novel Almost twilight adalah sudut pandang orang pertama. Tokoh pertama dalam novel tersebut adalah Enola. Ada dalam kutipan berikut:
“Enola,namaku Enola….”

·         Sudut pandang penokohan yang digunakan dalam novel  Dark lover adalah sudut pandang orang ketiga. Tokoh utama dalam novel ini adalah kekasih misterius. Ada dalam kutipan berikut:
“warth tidak jahat. Walaupun penampilannya seperti jahat”.


5.Ragam Bahasa
·         Ragam bahasa yang digunakan dalam novel Almost twilight adalah ragam bahasa Indonesia. Ada pada kutipan berikut:
“Aku terdiam tak mampu berkata-kata. Baru kali ini ada seseorang yang mengkhawatirkan keadaanku sampai seperti itu”.


·         Ragam bahasa yang digunakan dalam novel Dark Lover adalah ragam bahasa Indonesia . Ada pada kutipan berikut:
“ketika duduk dikursi diujung meja, Wrath menyentuh tangan Beth,….”

BAB V
PENUTUP
5.1 KESIMPULAN
Setelah melakukan analisis terhadap kedua novel tersebut adalah persamaan dan perbedaan dalam novel tersebut, sama sama menceritakan tentang permusuhan dan perkelahian serta percintaan ,dan perbedaanya  adalah sebab dan akibat dari pertarungan antara kedua novel tersebut.

5.2 SARAN

Sesuai dengan pemaparan di atas penelitian ini lebih memfokuskan pada Interteks, yaitu perbedaan dan persamaan. Pembahasan yang telah dilakuakan oleh peneliti mungkin masih dianggap kurang sempurna sehingga peneliti mengharapkan saran dan kritik yang dapat membangun sehingga lebih baik. Bagi peneliti selanjutnya mengharapkan agar melakukan penelitian mengenai feminisme yang belum dibahas dalam penelitian ini, sehingga pembahasan mengenai interteks lebih lengkap pada kedua novel ini. Bagi instansi sekolah semoga hasil peneliatian ini dapat dijadiakan acuan dalam pembelajaran dalam bidang sastra khususnya dalam sastra bandingan.









DAFTAR PUSTAKA

Moore, Noey. 2011. Almost Twilight. Jogjakarta : Laksana
Ward, J.R. 2011. Dark Lover. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar